Uni Eropa Minta WTO Selesaikan Perselisihan dengan Rusia Terkait Impor Kendaraan

Uni Eropa pada hari Kamis meminta Organisasi Perdagangan Dunia untuk membentuk panel penyelesaian untuk memutuskan “biaya daur ulang” yang disengketakan yang dikenakan Rusia pada kendaraan impor.

Permintaan itu adalah langkah terbaru dalam perselisihan di bawah prosedur WTO setelah blok 28 negara itu meluncurkan konsultasi formal dengan Rusia pada Juli, tantangan pertama bagi Moskow sejak bergabung dengan badan perdagangan dunia tahun lalu.

“Kami telah menggunakan semua jalan yang mungkin untuk menemukan dengan Rusia solusi yang dapat diterima bersama,” kata Komisaris Perdagangan Uni Eropa Karel De Gucht.

Uni Eropa mengatakan biaya itu, yang diperkenalkan beberapa hari setelah Rusia bergabung dengan WTO, diskriminatif karena kendaraan domestik dikecualikan seperti halnya yang diimpor dari Kazakhstan dan Belarus yang berada dalam serikat pabean dengan Moskow.

Dikenakan pada mobil, truk, bus dan kendaraan bermotor lainnya, berkisar dari sekitar 420 hingga 2.700 euro untuk kendaraan “baru” dan dari 2.600 hingga 17.200 euro untuk kendaraan yang lebih tua dari tiga tahun.

Untuk kendaraan spesialis seperti truk pertambangan, biayanya bisa sangat besar.

Brussels mengatakan retribusi berdampak pada ekspor kendaraan Uni Eropa ke Rusia, senilai 10 miliar euro (S $ 16,9 miliar) per tahun.

“Karena biaya terus sangat menghambat ekspor sektor yang merupakan kunci bagi ekonomi Eropa, kami tidak punya pilihan selain meminta putusan WTO untuk memastikan Rusia mematuhi kewajiban internasionalnya,” tambah De Gucht.

De Gucht pada bulan Desember telah mendaftarkan biaya daur ulang sebagai perhatian utama dalam perdagangan dengan Rusia, bersama dengan larangan impor hewan hidup, sebuah langkah yang katanya dirancang untuk melindungi produsen Rusia.

Dia mengatakan pada saat itu bahwa Uni Eropa “lebih suka menegosiasikan jalan kami menuju solusi.” “Namun, jika itu tidak terbukti mungkin, UE pasti siap untuk menggunakan semua jalan hukum yang kami miliki. Dan sejak aksesi Rusia, itu termasuk penyelesaian sengketa di WTO,” katanya.

Rusia adalah mitra dagang terbesar ketiga UE dan UE adalah mitra terbesar Rusia.

Pada 2012, Uni Eropa mengekspor 123 miliar euro barang ke Rusia – sebagian besar mesin dan peralatan transportasi (50 persen) termasuk kendaraan – dan mengimpor senilai 213 miliar euro, terutama bahan baku (80 persen).

Parlemen Rusia pada bulan Mei memodifikasi biaya daur ulang untuk memperluasnya ke kendaraan buatan lokal tetapi rancangan undang-undang belum diajukan ke parlemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Cute Blog by Crimson Themes.